Mengenal Lebih Dekat Pengobatan Akhir Zaman (PAZ)

Pengobatan akhir zaman atau biasa disebut merupakan metode pengobatan non medis yang basisnya adalah ajaran Islam. Metode ini sudah diterapkan dalam jangka waktu cukup lama dan memberikan hasil memuaskan bagi para pasien yang menjalani pengobatan dengan cara PAZ.

Sudah banyak pasien yang berhasil sembuh dari penyakit yang sangat parah. Bahkan beberapa di antaranya sudah mendapatkan vonis tidak akan panjang umur. Namun dirinya berhasil sembuh setelah menjalani PAZ.

Mengenal Apa itu PAZ Al Kasaw

Mengenal Lebih Dekat Pengobatan Akhir Zaman (PAZ)
Mengenal Lebih Dekat Pengobatan Akhir Zaman (PAZ)

Sebelum membahas terlalu jauh, alangkah baiknya Anda memahami terlebih dahulu berkenalan dengan metode pengobatan atau terapi akhir zaman. Prinsip dari pengobatan ini adalah mengembalikan manusia ke titik nol atau ke dalam keadaan fitrahnya.

Ketika berada di titik nol dan kembali ke fitrah, manusia akan bebas dari penyakit dan sehat kembali seperti sedia kala.

Metode PAZ lahir setelah melalui proses panjang yang dijalani oleh sang pelopor, Ustadz Haris Moejahid. Beliau sempat menderita syaraf terjepit yang membuatnya amat kesakitan selama bertahun-tahun. Penyakit yang dideritanya itu tidak kunjung sembuh meski sudah dibawa berobat ke berbagai negara.

Sampai akhirnya beliau memutuskan untuk mengombinasikan ilmu-ilmu yang dimilikinya di bidang pencak silat, pengobatan thibbun nabawi, dan engineer struktur pesawat dalam menangani penyakitnya. Kombinasi ilmu tersebut diberi nama Pengobatan Akhir Zaman PAZ Al Kasaw.

Ustadz Haris menjadi penemu sekaligus pasien pertama yang dapat sembuh dari penyakit menggunakan metode pengobatan PAZ Al Kasaw.

Penemu PAZ

Penemu PAZ - Ustadz Haris Moedjahid
Penemu PAZ – Ustadz Haris Moedjahid

Metode PAZ Al Kasaw ditemukan oleh Ustadz Haris Moejahid atau yang kerap disapa Abu Hamza.

Abu Hamza sendiri mempelopori penemuan sistem pengobatan baru yang disebut PAZ Al Kasaw menurut pedoman Al Quran dan Hadist. Landasan teori yang diciptakan oleh beliau memiliki tingkatan mulai dari logika wahyu, logika sunatullah, dan logika manusia.

Sebenarnya, Abu Hamza tidak memiliki latar belakang pendidikan medis. Beliau menempuh pendidikan di jurusan Aeronoutical Engineering, khususnya struktur rangka pesawat di Technische Universiteie Delft, Belanda.

Pengobatan PAZ Al Kasaw yang ditemukan oleh Ustadz Haris sedikit banyak dipengaruhi oleh latar belakang pendidikannya tersebut.

Beliau juga menggabungkan beberapa ilmu seperti pencak silat, berbagai metode pengobatan asli Indonesia, serta ilmu dari Al Quran untuk menciptakan PAZ pengobatan akhir zaman.

Apakah Pengobatan Akhir Zaman Penipuan/Bohong?

Beberapa waktu lalu sempat santer diberitakan oleh berbagai media bahwa PAZ Al Kasaw hanyalah metode pengobatan penipuan. Berita tersebut mengatakan bahwa PAZ Al Kasaw hanya memberikan placebo effect kepada pasien.

Placebo effect sendiri merupakan sebuah pengobatan palsu yang hanya memberikan sugesti kepada pasien bahwa dirinya sembuh, namun sebenarnya tak ada hal apa pun yang berubah. Masih dari berita yang beredar tersebut juga disebutkan bahwa pasien tidak benar-benar sembuh dari penyakitnya.

Hal-hal yang disampaikan dalam berita tersebut sama sekali tidak benar. Manfaat dari pengobatan PAZ Al Kasaw benar-benar dapat dirasakan oleh banyak orang dari segi rasional empiris. Namun mengenai penelitian kuantitatif untuk mengetahui efek dari pengobatan ini memang belum dilakukan.

Penelitian tidak selalu harus diuji secara kuantitatif. Metode PAZ Al Kasaw sendiri bukanlah ilmu yang tiba-tiba jatuh dari langit. Metode ini diperkenalkan ke publik oleh Ustadz Haris setelah proses panjang yang meliputi studi literatur dan proses rasional empiris dari praktik-praktik di lapangan selama 15 tahun.

  • Baca juga : Pengobatan Alternatif Terapi Senam Indonesia (TSI) Tanpa Operasi

Review Terapi Pengobatan Akhir Zaman

Metode pengobatan PAZ telah memberikan kesembuhan untuk banyak pasien. Saya, Fajri Alhadi adalah saksi dan sembuh setelah diterapi dan mengetahui ilmu pengobatan ini.

Cerita dan pengalaman terkait PAZ saya bagikan dalam tulisan ini juga. Pastikan kamu tidak melewati 1 paragraf pun ya, agar tidak terjadi miss communication nantinya.

Asam Lambung

Dokter Galeh Adhi menderita GERD dan sesak napas akibat asam lambung. Telah menjalani pengobatan medis namun tidak kunjung sehat. Akhirnya beliau mulai belajar PAZ Al Kasaw. Meski sempat mengalami kendala ketika praktik dengan sesama peserta latihan, Dokter Galeh akhirnya sembuh.

Stroke

Dokter Hidayat Hazairin sempat menderita stroke selama 1 tahun hingga wajahnya mengalami paralisis. Separuh wajahnya mati rasa dan tidak dapat digerakkan dengan normal. Kondisinya kembali normal setelah mengikuti pelatihan pengobatan akhir zaman Al Kasaw.

Asam Urat

Dokter Hisbullah memiliki keluhan asam urat yang sudah cukup mengganggu. Bahkan beliau sampai harus menghindari konsumsi daging kambing serta beberapa makanan lain agar asam uratnya tidak kambuh. Kemudian beliau mengikuti kelas basic PAZ Al Kasaw.

Keluhan asam urat Dokter Hisbullah dapat ditangani sampai tuntas dalam sesi praktikum dengan sesama peserta. Setelah itu, beliau ditantang untuk makan tongseng kambing dan terbukti bahwa asam uratnya tidak kambuh kembali.

Diabetes

Om Mame menderita diabetes yang menyebabkan dirinya mengalami berbagai komplikasi seperti selalu merasa lapar, sering mengantuk, selalu haus, pandangan kabur, dada nyeri dan sesak, asam lambung, kolesterol, dan vertigo.

Beliau diterapi oleh Ustadz Haris sebanyak 3 kali dan mengikuti pelatihan PAZ sebanyak 4 kali. Seluruh keluhan tadi sudah tidak lagi dirasakan.

Hernia

Eko Prasetyo, pria 31 tahun yang menderita hernia selama bertahun-tahun dan dianjurkan untuk menjalani operasi oleh dokter yang merawatnya. Eko mencari pengobatan alternatif lalu bertemu dengan PAZ. Berkat pengobatan ini, Eko tak perlu menjalankan operasi dan hernia yang dideritanya selama ini sudah sembuh.

Syaraf Kejepit

Testimoni mengani pengobatan syarat kejepit menggunakan metode PAZ Al Kasaw telah dibuktikan sendiri oleh Ustadz Haris. Ceritanya dapat Anda simak pada penjelasan sebelumnya.

Sinus

Fajri Alhadi dari Medan, menderita penyakit sinusitis selama 6 bulan. Saya sendiri telah mencoba datang ke spesialis, namun tidak tuntas proses penyembuhannya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti workshop PAZ beberapa waktu lalu di Kota Medan. Alhamdulillah, atas izin Allah saya bisa sembuh dari Sinusitas yang cukup mengganggu.

Cara dan Metode Terapi Pengobatan Akhir Zaman PAZ

Cara yang diterapkan sebenarnya sangat sederhana. Ustadz Haris mempraktikkan medical hacking sehingga tercipta metode berikut:

  • Tak perlu jimat dan mantra sehingga bebas dari syirik
  • Tak perlu alat khusus
  • Hasil dapat didapatkan lebih cepat
  • Mudah diterapkan di mana dan kapan saja
  • Sederhana

Jika ingin mengetahui seperti apa metodenya secara detail, ikuti kursus yang diadakan oleh klinik-klinik PAZ Al Kasaw.

Daftar Klinik Pengobatan Akhir Zaman

Ada banyak klinik pengobatan PAZ yang telah tersebar di seluruh Indonesia. Anda dapat Anda kunjungi untuk berobat dan terapi dari tempat tinggal Anda.

Tempat Pengobatan Akhir Zaman Medan

Khusus untuk Anda yang berada di Medan dan ingin menjalani pengobatan metode PAZ, Anda bisa menghubungi saya sebagai Paztropper Medan :

Fajri Alhadi – Medan (0812 9797 0707)

Adapun biaya terapi PAZ untuk 1x penangan adalah : Rp 350.000

Biaya Pengobatan Akhir Zaman

Tertarik untuk mencoba pengobatan akhir zaman ? Sebaiknya Anda siapkan dana sebesar 300 hingga 500 ribu rupiah. Biaya tersebut terbilang murah dibandingkan harus berobat secara medis namun tak kunjung mendapatkan kesembuhan.

Pengobatan akhir zaman atau biasa disebut merupakan metode pengobatan non medis yang basisnya adalah ajaran Islam. Metode ini sudah diterapkan dalam jangka waktu cukup lama dan memberikan hasil memuaskan bagi para pasien yang menjalani pengobatan dengan cara PAZ.

Sudah banyak pasien yang berhasil sembuh dari penyakit yang sangat parah dengan menggunakan Metode Pengobatan Akhir Zaman. Tapi tetap yakini, bahwa kesembuhan datang dari Allah SWT.

Tinggalkan komentar