Tips Menjaga Kesehatan Mental Pada Remaja

Masa remaja menjadi salah satu fase yang sangat rentan mengalami gangguan kesehatan mental. Hal ini bukan tanpa alasan, karena pada fase ini banyak diantara mereka yang sedang menjalani proses pencarian jati diri, berjuang untuk masa depan, dan mengalami proses pendewasaan diri yang membuat kesehatan mereka sangat rentan.

Pada fase ini, para remaja juga bisa mengalami perubahan hidup karena merasa cemas, sedih, terisolasi dan kecewa dengan kehidupan yang sedang mereka jalani atau usahakan. Oleh karena itulah diperlukan pemahaman mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan mental pada remaja agar tidak ada masalah yang berarti.

Tips Menjaga Kesehatan Mental Pada Remaja
Tips Menjaga Kesehatan Mental Pada Remaja

5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Pada Remaja

Ada beberapa tips yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan mental pada remaja.

1. Menyadari Kecemasan Diri

Apabila seorang remaja merasa cemas karena adanya penutupan sekolah, hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar. Menurut para psikolog, kondisi tersebut merupakan fungsi yang normal dan menyehatkan bagi seseorang ketika mewaspadai sebuah ancaman.

Kecemasan yang timbul tidak hanya membantu menjaga diri sendiri, namun juga menjaga orang lain. Hal inilah yang akan mencerminkan bagaimana seseorang terlibat dalam kehidupan dan menjadi anggota masyarakat. Serta ikut menjaga anggota masyarakat sehingga tidak hanya memikirkan sendiri, tetapi juga orang-orang disekitar.

2. Mencari Pengalihan

Seorang remaja yang merasa cemas harus bisa menghadapinya  dengan cara mencari pengalihan. Ada banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk melampiaskan rasa cemas yang dirasakan. Berbagai aktivitas pengalihan dapat dilakukan seperti menonton film, membaca novel atau komik, mendengarkan music atau melakukan aktivitas yang menjadi hobi.

3. Menjaga Komunikasi dengan Teman

Media sosial menjadi salah satu media yang bisa dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dengan teman di tengah anjuran untuk tetap menjaga jarak dan tidak keluar rumah apabila tidak dalam kondisi mendesak.

Media sosial ini menjadi salah satu solusi bagi remaja yang saat ini mengalami kesulitan dalam bersosialisasi. Cara ini menjadi sesuatu yang baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Akan tetapi, penggunaan ponsel atau gadget secara terus menerus juga memberikan dampak buruk yakni menambah kecemasan remaja apabila tidak digunakan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, peran orang tua untuk mengarahkan agar bijak menggunakan ponsel sangat disarankan.

Suka gagal fokus ? Cobain Semax salah satu Obat dan Vitamin obat yang baik untuk perkembangan Otak.

4. Fokus Pada Diri Sendiri

Menurut Dr. Damour cara yang paling jitu dan efektif untuk menghilangkan kecemasan adalah fokus pada diri sendiri. Berbagai kegiatan dapat dilakukan salah satunya dengan cara mencoba hal yang baru, membaca novel baru atau belajar memainkan alat musik dapat membantu meredakan kecemasan. Hal ini juga dapat membantu menjaga kesehatan diri terutama kesehatan mental.

5. Memahami Perasaan

Mengetahui perasaan yang sedang dialami merupakan hal yang sangat penting bagi seorang remaja. Merasakan kecemasan karena sedih atau kecewa merupakan hal yang wajar bagi seorang remaja. Namun, apabila perasaan tersebut terus berlarut-larut membiarkan perasaan bertahan lama dalam diri remaja akan berdampak buruk  seperti depresi.

Setiap remaja memiliki cara tersendiri untuk mengelola perasaan yang timbul. Hal penting yang harus ditekankan adalah cara yang dilakukan merupakan cara yang benar, tidak menyimpang dari norma dan tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain.

Jika membutuhkan sarana untuk berkonsultasi atau menceritakan pengalaman pribadi, para remaja bisa coba untuk mengunjungi Halodoc. Halodoc bisa menjadi salah satu media konsultasi perihal kesehatan mental yang  terpercaya dan bisa diandalkan.

Nah itulah 5 tips menjaga kesehatan mental pada remaja yang bisa dilakukan. Perlu diketahui jika menjaga kesehatan mental merupakan sesuatu yang sangat penting. Apabila diabaikan bisa berakibat fatal, salah satunya depresi sehingga nekat melakukan bunuh diri. Semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat untuk para pembacanya.

1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like