Asuransi Jiwa: Pengertian, Manfaat dan Cara Memilihnya

Banyak hal tidak terduga bisa terjadi dalam hidup. Meskipun sudah dilakukan berbagai perencanaan, hidup tentu bukanlah hal yang selalu bisa dikendalikan. Inilah alasan mengapa asuransi jiwa dan manfaat lengkapnya penting untuk diketahui, sebab berguna untuk meminimalisir risiko pada kejadian tidak terduga.

Hal-hal tidak terduga yang dimaksud ialah seperti sakit, kecelakaan, dan meninggal dunia. Dengan adanya asuransi, setiap nasabah akan mendapatkan jaminan apabila hal-hal tidak terduga menimpa. Mari ikuti ulasan berikut  sampai selesai:

Pengertian Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa

Apa itu asuransi jiwa? Singkatnya, asuransi ialah produk yang berguna untuk memberikan jaminan dalam bentuk uang pertanggung jawaban pada nasabah maupun pihak keluarganya yang terdampak. Pengertian ini juga merupakan alasan utama mengapa asuransi wajib dimiliki semua orang.

Peran asuransi dapat meringankan risiko dari kecelakaan yang dialami. Terutama, pada kasus nasabah sebagai tulang punggung utama keluarga. Jika hal yang tidak diinginkan menimpa nasabah maka seluruh keluarga akan terdampak risikonya, terutama dari segi finansial.

Menurut peraturan mengenai asuransi dalam UU No 40, jasa penanggulangan risiko yang diberikan oleh asuransi tidak terbatas dalam pemberian santunan. Jasa asuransi juga menanggulangi risiko pembayaran lainnya kepada nasabah pemegang polis atau pihak lain yang tertanggung dan berhak.

Pembayaran tersebut hanya bisa diwujudkan apabila sudah diatur dalam perjanjian. Mengenai besarnya dana yang dibayarkan, sudah ditetapkan dan/atau berdasarkan hasil pengelolaan dana. Ada empat jenis asuransi, yakni asuransi berjangka, seumur hidup,  dwiguna, dan unit link.

Manfaat Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa

Ada banyak kegunaan dari pemakaian asuransi jiwa. Namun kegunaan ini tidak bisa dirasakan langsung oleh pemilik polis, boleh jadi kegunaan asuransi ini hanya akan dirasakan oleh ahli waris. Berikut beberapa kegunaan asuransi:

  • Pemberian santunan cacat permanen sebagian atau pada kasus kehilangan sebagian fungsi anggota tubuh. Misalnya seperti lumpuh kaki. Santunan yang diberikan dalam bentuk uang pertanggungan ini berjumlah sesuai dengan yang sudah dituliskan di polis.
  • Pemberian santunan cacat permanen total. Untuk pemberian santunan ini nominalnya mencapai 100 persen dari total uang pertanggungan.
  • Pemberian santunan jika nasabah pemegang polis meninggal dunia. Untuk santunan pada nasabah yang meninggal dunia, jumlah yang diberikan ialah 100% atau lebih dari jumlah uang pertanggungan.

Cara Claim Asuransi Jiwa

Untuk mendapatkan santunan dari asuransi juga disebut sebagai klaim asuransi. Cara klaim ini memiliki ketentuan yang berbeda-beda menurut jenis asuransi, kecelakaan, dan penyedia layanan atau jasa. Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah sederhana untuk klaim asuransi yang cukup umum:

  • Ketahui apakah kondisi yang dialami termasuk dalam kondisi yang akan ditanggung oleh asuransi dan tertulis dalam polis.
  • Kunjungi situs resmi penyedia jasa asuransi untuk mendapatkan informasi mengenai syarat pengajuan klaim beserta dokumen yang diperlukan. Biasanya dokumen utama yang diperlukan ialah berupa KTP, surat keterangan dokter, hasil pemeriksaan kesehatan/laboratorium, dan surat BAP dari kepolisian apabila diperlukan.
  • Usai memenuhi dokumen dan syarat pengajuan klaim, dapatkan formulir pengajuan klaim asuransi.
  • Kemudian, hubungi pihak penyedia asuransi atau bisa juga melalui agen asuransi yang dipercaya. Apabila tidak bisa mendapatkan formulir pengajuan klaim, nasabah juga bisa meminta pada petugas yang dihubungi.
  • Selanjutnya, siapkan seluruh dokumen dan formulir untuk selanjutnya dikirimkan pada penyedia jasa asuransi.
  • Tunggu instruksi atau informasi selanjutnya dari pihak penyedia jasa asuransi.

Cara Memilih Asuransi Jiwa yang Aman

Jika tertarik untuk mulai mendaftar asuransi, sebaiknya calon nasabah mengetahui cara memilih asuransi yang aman. Ada banyak sekali berita penipuan asuransi yang beredar di berbagai media informasi. Lakukan beberapa cara berikut untuk memastikan asuransi aman:

  • Sesuaikan produk asuransi yang cocok dengan kebutuhan.
  • Anggarkan asuransi dengan tepat agar tidak mengganggu kebutuhan lain.
  • Pahami kegunaan dan besarnya biaya pertanggungan agar tidak terjadi kesalahpahaman pada waktu mendatang. Calon nasabah wajib membekali diri dengan wawasan contoh dari produk asuransi yang ditawarkan.
  • Periksa kredibilitas perusahaan penyedia jasa asuransi serta keterbukaan informasi yang diberikan.

Demikian ulasan mengenai apa itu asuransi jiwa, kegunaannya, cara klaim, serta memilih yang aman. Untuk mulai mempelajari asuransi mana yang paling cocok, cek asuransi terbaik Mega Life dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Hi, kenalin nama aku Fajri Alhadi, kamu bisa panggil aku Fajri atau Aji. Saat ini saya mendalami dunia Internet Marketing dibidang SEO dan Sosial Media.

Tinggalkan komentar